Debit Sungai Kuantan Naik, Warga Hilir Kuansing Diminta Waspada Banjir
KompasRiau.id – Telukkuantan – Kenaikan debit air Sungai Kuantan mulai menimbulkan kekhawatiran di sejumlah wilayah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan permukaan air sungai terus meningkat dan berpotensi memicu banjir di kawasan hilir.
Pantauan di kawasan Tepian Narosa, Telukkuantan, Rabu (14/5/2026), menunjukkan arus Sungai Kuantan semakin deras. Permukaan air terlihat naik signifikan dan mulai mendekati bibir tepian sungai di sejumlah titik yang selama ini dikenal rawan terdampak luapan.
Wilayah bagian hilir Kuansing seperti Kecamatan Inuman dan sejumlah desa di bantaran sungai disebut menjadi daerah yang paling berpotensi terdampak apabila curah hujan di wilayah hulu masih terus terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Pemerintah daerah bersama aparat terkait kini meningkatkan pemantauan terhadap kondisi sungai guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan. Warga yang tinggal di sekitar aliran Sungai Kuantan juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau perkembangan debit air.
Selain itu, masyarakat diimbau segera mengamankan dokumen penting dan barang berharga ke tempat yang lebih aman. Langkah antisipasi dini dinilai penting mengingat kondisi cuaca yang masih belum stabil di wilayah Kuansing dan sekitarnya.
Ancaman banjir akibat meluapnya Sungai Kuantan bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan hilir Kuansing kerap terdampak banjir musiman ketika curah hujan meningkat di daerah hulu. Bahkan pada kejadian sebelumnya, ribuan kepala keluarga sempat terdampak akibat meluapnya sungai yang membelah wilayah tersebut.
Kondisi ini juga memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan terganggunya aktivitas ekonomi dan akses transportasi antar desa jika debit air terus bertambah. Sejumlah jalan penghubung di daerah rendah diketahui rawan terendam ketika sungai meluap.
Sementara itu, warga di sekitar bantaran sungai mulai melakukan langkah antisipasi secara mandiri. Sebagian masyarakat memilih memindahkan barang-barang elektronik dan perabot rumah tangga ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan jika banjir terjadi sewaktu-waktu.
Informasi mengenai kenaikan debit Sungai Kuantan ini pertama kali dilaporkan oleh media lokal Riau Pos. Berita kemudian diolah kembali secara independen oleh Tim Redaksi KompasRiau.id dengan penyesuaian data, pendalaman informasi, serta gaya penulisan khas media nasional guna memberikan informasi yang lebih komprehensif kepada masyarakat.







Tinggalkan Balasan