PEKANBARU — Prestasi membanggakan ditorehkan atlet muda asal Riau, Gibra Hazell Alvaro, di ajang internasional FIP Promises Bali 2026. Gibra berhasil menjadi juara kategori U-14 Putra bersama pasangannya, O. Darmawan.

Pasangan G. Alvaro/O. Darmawan memenangkan partai final setelah mengalahkan M. Settimi/Z. Basuki. Prestasi tersebut sekaligus menempatkan nama Gibra sebagai salah satu talenta muda yang tengah berkembang dalam olahraga padel Indonesia.

Gibra diketahui merupakan cucu dari pengusaha Riau, Haji Helmi Jazid. Dukungan keluarga menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Gibra menekuni olahraga padel sejak usia muda.

Keberhasilan Gibra semakin istimewa karena diraih dalam kompetisi yang berada di bawah naungan International Padel Federation (FIP) dan mempertemukan atlet-atlet muda dari berbagai latar belakang.

Berkompetisi di Ajang Internasional

Kejuaraan FIP Silver dan FIP Promises Seri Bali 2026 resmi berakhir di Island Sports, Bali, Minggu (16/8/2026). Kompetisi tersebut berlangsung sejak 10 Agustus 2026 di dua lokasi.

Kategori FIP Silver yang diikuti atlet profesional digelar di Island Sports. Sementara FIP Promises yang menjadi wadah pembinaan atlet muda berlangsung di Holywings Padel Club The Luc Bali.

Ajang tersebut diikuti peserta dari berbagai negara, di antaranya Thailand, Singapura, Jepang, Rusia, Hong Kong, Uzbekistan, Kazakhstan, Mesir, China, Iran, Bahrain, Inggris, Portugal, Estonia, Italia, Uni Emirat Arab, Paraguay, Venezuela, Taiwan, Brasil, Kuwait, Oman, Slovenia, India, Argentina, dan Spanyol.

Besarnya partisipasi internasional mendapat apresiasi dari Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn. Marciano Norman. Menurut Marciano, PBPI telah berhasil mendapatkan kepercayaan internasional sehingga Indonesia dapat menjadi tuan rumah kompetisi tersebut.

“Jumlah peserta bahkan berhasil memecahkan rekor,” ujar Marciano.

Hotnews  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pekanbaru menunjukkan kepedulian membagikan masker.

Momentum Pembinaan Atlet Muda

Bagi Gibra, tampil di FIP Promises bukan hanya soal mengejar kemenangan. Kompetisi internasional tersebut menjadi ruang bagi atlet muda untuk mendapatkan pengalaman, meningkatkan mental bertanding, serta mengukur kemampuan menghadapi pemain dari berbagai negara.

Prestasi sebagai juara U-14 juga menjadi modal berharga bagi Gibra untuk melanjutkan proses pembinaan menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Marciano Norman mendorong atlet padel Indonesia memanfaatkan kompetisi internasional sebagai sarana belajar dan melakukan evaluasi.

“Saya berharap kalian mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran dari kompetisi ini. Kita harus belajar dari atlet yang lebih unggul,” katanya.

Padel Menuju Panggung Asian Games

Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi olahraga padel. Untuk pertama kalinya, padel dipertandingkan dalam Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.

Kondisi tersebut membuka peluang semakin luas bagi atlet Indonesia untuk berkembang dan berprestasi di tingkat Asia. Kejuaraan seperti FIP Promises menjadi bagian penting dari proses pencarian dan pembinaan talenta muda.

Bagi Riau, munculnya Gibra Hazell Alvaro di tengah perkembangan padel Indonesia menjadi kabar positif. Prestasinya di Bali menunjukkan bahwa talenta muda dari daerah memiliki kesempatan untuk tampil dan berprestasi dalam kompetisi internasional.

Dengan dukungan keluarga, pengalaman kompetisi, serta prestasi yang telah diraih, Gibra diharapkan terus berkembang dan mampu membawa nama Riau serta Indonesia ke panggung padel yang lebih tinggi.

Gibra Hazell Alvaro: talenta muda Riau, juara FIP Promises U-14 Bali 2026, dan generasi baru padel Indonesia.***MF