Kabel Semrawut Ditertibkan, Pekanbaru Menuju Kota Lebih Rapi
KompasRiau.id – Pekanbaru, 29 Maret 2026 – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai mengambil langkah tegas dalam menata infrastruktur telekomunikasi dengan mendorong pemindahan kabel fiber optik dari udara ke bawah tanah. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya besar memperbaiki estetika kota sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat di ruang publik.
Penataan Infrastruktur Digital Kota
Langkah strategis ini dilakukan melalui koordinasi bersama para operator telekomunikasi yang tergabung dalam asosiasi. Pemko meminta seluruh penyedia jaringan untuk menyerahkan data dan peta jaringan kabel sebagai dasar perencanaan penataan yang terintegrasi.
Penataan kabel udara dinilai sudah mendesak mengingat kondisi di sejumlah ruas jalan utama yang terlihat semrawut, bahkan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Kabel yang menjuntai tidak hanya mengganggu keindahan kota, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat cuaca ekstrem.
Fokus Lokasi Tahap Awal
Sebagai tahap awal, penataan akan difokuskan pada sejumlah ruas jalan strategis yang memiliki tingkat kepadatan tinggi dan menjadi wajah utama kota. Di antaranya:
- Jalan Ronggowarsito
- Jalan Delima
- Jalan Lobak
Kawasan ini diprioritaskan karena menjadi jalur aktivitas masyarakat dan memiliki volume jaringan kabel yang cukup padat.
Tujuan dan Dampak Kebijakan
Kebijakan pemindahan kabel ke bawah tanah diharapkan memberikan dampak signifikan, antara lain:
- Meningkatkan estetika dan kerapian tata kota
- Mengurangi potensi bahaya akibat kabel menjuntai
- Mewujudkan infrastruktur modern berbasis kota cerdas (smart city)
- Mendukung kenyamanan pengguna jalan dan pejalan kaki
Selain itu, langkah ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Pekanbaru tengah bertransformasi menuju kota yang lebih tertata dan berdaya saing.
Tantangan dan Tahapan Implementasi
Meski dinilai strategis, proses pemindahan kabel tidak dapat dilakukan secara instan. Pemko menegaskan bahwa tahapan pelaksanaan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan aspek teknis dan koordinasi lintas sektor.
Beberapa tantangan yang dihadapi meliputi:
- Kebutuhan kajian teknis mendalam
- Sinkronisasi antaroperator jaringan
- Risiko gangguan layanan saat proses pemindahan
- Kesiapan anggaran dan infrastruktur pendukung
Oleh karena itu, perencanaan matang menjadi kunci agar proses berjalan efektif tanpa mengganggu layanan publik.
Kesimpulan dan Imbauan
Penataan kabel fiber optik ke bawah tanah merupakan langkah penting dalam memperbaiki wajah Kota Pekanbaru sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat. Kebijakan ini diharapkan dapat berjalan konsisten dengan dukungan seluruh pihak, termasuk operator telekomunikasi dan masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk mendukung program ini dengan tetap menjaga fasilitas umum serta bersabar terhadap potensi gangguan sementara selama proses penataan berlangsung. Dengan kolaborasi yang baik, Pekanbaru diharapkan mampu tampil sebagai kota modern yang rapi, aman, dan nyaman.
Tagar
#KompasRiauID #Pekanbaru #Riau #FiberOptik #Infrastruktur #SmartCity #TataKota #BeritaRiau #IndonesiaMaju #KotaModern







Tinggalkan Balasan