ASN di Bengkalis Belum Terima THR dan TPP, Perangkat Desa 5 Bulan Tanpa Gaji Jelang Lebaran
BENGKALIS – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, persoalan keuangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis menjadi sorotan serius. Hingga kini, Aparatur Sipil Negara (ASN) dilaporkan belum menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), sementara perangkat desa bahkan sudah berbulan-bulan tidak digaji.
Kondisi ini memicu keresahan, terutama karena momen Lebaran biasanya identik dengan meningkatnya kebutuhan ekonomi masyarakat. Sejumlah ASN mengaku belum mendapatkan kejelasan terkait pencairan hak mereka, meski hari raya semakin dekat.
Beban Anggaran Jadi Pemicu
Keterlambatan pembayaran ini diduga berkaitan dengan tingginya beban belanja pegawai dalam APBD Bengkalis tahun 2026. Anggaran untuk gaji, tunjangan, serta pegawai non-ASN disebut menyerap porsi besar dari total belanja daerah, sehingga ruang fiskal menjadi terbatas.
Situasi tersebut berdampak langsung pada tersendatnya pembayaran THR dan TPP, yang seharusnya menjadi hak ASN menjelang hari besar keagamaan.
ASN Mulai Tertekan Secara Ekonomi
Sejumlah ASN mengaku mulai merasakan dampak dari keterlambatan ini. Bahkan, ada yang terpaksa mencari pinjaman untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk persiapan Lebaran.
Kondisi ini dinilai cukup memprihatinkan, mengingat ASN merupakan tulang punggung pelayanan publik yang tetap menjalankan tugasnya di tengah ketidakpastian hak finansial.
“Belum ada kejelasan kapan cair. Sementara kebutuhan terus berjalan,” ungkap salah seorang ASN.
Perangkat Desa Lebih Terdampak
Jika ASN masih menerima gaji pokok, kondisi lebih berat dialami perangkat desa. Mereka dilaporkan belum menerima gaji selama lima bulan terakhir, sejak akhir 2025 hingga awal 2026.
Keterlambatan ini diduga akibat belum tersalurkannya dana ke desa, sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan aparatur desa. Akibatnya, banyak dari mereka kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, terlebih di tengah suasana Ramadan dan menjelang Lebaran.
Pemerintah Didorong Segera Bertindak
Minimnya penjelasan resmi dari pemerintah daerah membuat situasi semakin tidak pasti. ASN dan perangkat desa berharap ada langkah cepat dan transparan dari pemerintah untuk menyelesaikan persoalan ini.
Pembayaran THR, TPP, serta gaji yang tertunda dinilai sangat penting untuk segera direalisasikan, tidak hanya untuk menjaga kesejahteraan pegawai, tetapi juga untuk memastikan stabilitas pelayanan publik tetap terjaga.
Di tengah tekanan ekonomi yang dirasakan, harapan kini tertuju pada pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret, sehingga para pegawai dapat menyambut Lebaran dengan lebih tenang.
#Tagar:
#Bengkalis #ASN #THR2026 #TPP #PerangkatDesa #GajiTertunda #Riau #InfoRiau #Lebaran2026 #KompasRiau #BeritaDaerah







Tinggalkan Balasan