PEKANBARU – Keluhan warga terhadap kondisi jalan berlubang di bawah flyover kembali mencuat. Titik kerusakan yang berada di jalur padat kendaraan itu dinilai membahayakan pengendara, terutama saat lalu lintas ramai dan kondisi jalan licin setelah hujan.

Sorotan ini datang dari kalangan legislatif yang meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret. Anggota DPRD Kota Pekanbaru menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut, mengingat dampaknya langsung dirasakan masyarakat setiap hari.

Menurutnya, perbaikan jalan terkendala oleh pembagian kewenangan antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi. Karena itu, diperlukan koordinasi yang kuat agar tidak terjadi saling menunggu dalam penanganan.

“Jangan sampai masyarakat dirugikan hanya karena persoalan kewenangan. Ini menyangkut keselamatan,” tegasnya.

Kondisi jalan berlubang di bawah flyover, khususnya di kawasan Pasar Pagi, disebut sudah cukup lama terjadi. Lubang yang cukup dalam berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari atau saat hujan.

Selain itu, kerusakan jalan juga berdampak pada kelancaran arus lalu lintas. Pengendara kerap memperlambat laju kendaraan untuk menghindari lubang, yang pada akhirnya memicu kemacetan di titik tersebut.

Situasi ini menjadi semakin krusial menjelang arus mudik Lebaran, di mana volume kendaraan diprediksi meningkat signifikan. Jalan yang tidak layak berpotensi memperbesar risiko kecelakaan dan memperburuk kepadatan lalu lintas.

Pemerintah diharapkan tidak hanya melakukan perbaikan sementara, tetapi juga penanganan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan. Pengawasan rutin serta perbaikan dengan standar kualitas yang baik menjadi kunci agar kerusakan tidak terus berulang.

Masyarakat pun berharap adanya respons cepat dari pihak terkait, sehingga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat segera terjamin.


#Tagar:

#Pekanbaru #Riau #JalanRusak #JalanBerlubang #Flyover #Infrastruktur #PemkoPekanbaru #PemprovRiau #MudikAman #LaluLintas #KompasRiau #BeritaRiau

Hotnews  Gubernur Riau Nonaktif Didakwa, Dugaan Pemerasan dan Suap Terkuak