KompasRiau.id – Pekanbaru, 30 April 2026 – Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa keterangan para saksi dalam sidang dugaan korupsi dengan terdakwa Abdul Wahid Cs telah sesuai dan memperkuat konstruksi dakwaan.

Pernyataan tersebut disampaikan usai persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru, yang terus mengurai praktik dugaan pemerasan anggaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.


Keterangan Saksi Dinilai Konsisten

JPU KPK menyebutkan bahwa keterangan saksi yang dihadirkan di persidangan menunjukkan konsistensi dengan fakta-fakta dalam dakwaan. Para saksi, termasuk pejabat di lingkungan Dinas PUPR-PKPP Riau, mengungkap mekanisme pengumpulan dana yang diduga dilakukan secara terstruktur.

Kesaksian tersebut menjadi bagian penting dalam membuktikan adanya praktik penyimpangan yang melibatkan sejumlah pihak dalam lingkup pemerintahan daerah.


Permintaan Disebut Melalui Perantara

Dalam persidangan terungkap bahwa permintaan dana tidak dilakukan secara langsung oleh terdakwa utama, melainkan melalui perantara, salah satunya disebut melalui sosok bernama Dani Nursalam.

Peran perantara ini menjadi sorotan jaksa karena diduga menjadi jalur komunikasi dalam penyampaian permintaan dana kepada pihak-pihak di lingkungan dinas.


Dugaan Pemerasan Anggaran

Perkara ini berkaitan dengan dugaan pemerasan terhadap pejabat di Dinas PUPR-PKPP Riau dalam pengelolaan anggaran proyek. Dana yang dikumpulkan disebut mencapai miliaran rupiah dan diduga digunakan untuk kepentingan di luar aturan.

JPU menilai, rangkaian kesaksian yang terungkap di persidangan semakin memperkuat unsur pidana dalam perkara tersebut.


Sidang Masih Berlanjut

Persidangan akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi tambahan serta pendalaman alat bukti. Jaksa optimistis seluruh fakta akan semakin terang dan mampu mengungkap peran masing-masing terdakwa secara utuh.

Publik kini menanti kelanjutan proses hukum yang diharapkan dapat memberikan kepastian dan keadilan dalam penanganan kasus korupsi di Riau.

Hotnews  Kasus HIV/AIDS di Pekanbaru Tembus 6.500, DPRD Desak Gerakan Tes Dini dan Edukasi Besar-Besaran

#KompasRiauID #KorupsiRiau #KPK #TipikorPekanbaru #AbdulWahid #BeritaHukum