KAMPAR – Pesan tegas disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat kunjungan kerjanya di Riau. Di tengah derasnya arus informasi digital, ia mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar tidak terjebak dalam narasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Menurutnya, kebebasan berekspresi adalah hak setiap warga negara. Namun kebebasan itu tidak boleh disalahgunakan untuk menyebarkan isu-isu provokatif yang dapat merusak harmoni sosial.

“Jangan sampai kebebasan dimanfaatkan untuk menyebarkan narasi perpecahan,” tegas Kapolri.


Ancaman Nyata di Era Digital

Kapolri menyoroti bahwa saat ini ruang digital menjadi medan baru yang rawan dimanfaatkan untuk menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, hingga propaganda yang memicu konflik.

Ia menegaskan, masyarakat harus semakin cerdas dalam menyaring informasi. Tidak semua yang beredar di media sosial bisa dipercaya, apalagi jika mengandung unsur provokasi.


Jaga Persatuan, Kunci Stabilitas Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menekankan bahwa stabilitas keamanan dan persatuan bangsa merupakan fondasi utama pembangunan.

Tanpa persatuan, pembangunan akan terhambat dan kepercayaan publik bisa runtuh. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen—tokoh masyarakat, pemuda, hingga pengguna media sosial—untuk bersama menjaga kondusivitas.


Peran Masyarakat Jadi Penentu

Kapolri menegaskan, menjaga persatuan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama.

Masyarakat diminta aktif menolak konten yang memecah belah, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan ini menjadi penting, terutama di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang.


Catatan Redaksi

Peringatan Kapolri bukan sekadar imbauan—ini alarm serius. Di era digital, satu narasi bisa membangun, tapi juga bisa menghancurkan. Pilihan ada di tangan masyarakat: menjaga persatuan atau terjebak dalam perpecahan.


Tagar:

#Kapolri
#ListyoSigitPrabowo
#Riau
#PersatuanBangsa
#Hoaks
#MediaSosial
#KeamananNasional
#KompasRiau
#BeritaNasional
#IndonesiaBersatu

Hotnews  JEMAAH HAJI INDONESIA DIHADAPKAN BAYANGAN PERANG IRAN-ISRAEL