ROKAN HILIR – Malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) berlangsung semarak dan penuh antusiasme. Sebanyak 57 peserta dari berbagai unsur masyarakat turut ambil bagian dalam pawai takbir keliling yang dipusatkan di Kota Bagansiapiapi.

Kegiatan ini menjadi bukti kuat bahwa tradisi religius masyarakat Rohil tetap hidup dan berkembang, bahkan semakin meriah dari tahun ke tahun. Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang rute pawai, menyaksikan iring-iringan peserta yang mengumandangkan takbir, tahmid, dan tahlil sebagai bentuk rasa syukur menyambut Hari Raya Idulfitri.

Pawai takbir tersebut melibatkan berbagai elemen, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, masjid dan musala, hingga kelompok masyarakat umum. Keikutsertaan lintas sektor ini memperlihatkan kuatnya kolaborasi dan semangat kebersamaan dalam membangun nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Lebih dari Sekadar Tradisi Tahunan

Bupati Rokan Hilir menegaskan bahwa pawai takbir bukan hanya agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk mempererat persatuan dan memperkuat identitas daerah yang religius.

Menurutnya, gema takbir yang berkumandang di malam Idulfitri menjadi simbol kemenangan spiritual setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat silaturahmi dan menjaga harmoni sosial.

“Ini bukan sekadar perayaan, tetapi refleksi kebersamaan dan persatuan masyarakat Rohil dalam bingkai nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Kreativitas dan Partisipasi Jadi Sorotan

Selain lantunan takbir, pawai juga dihiasi dengan berbagai kreativitas peserta. Sejumlah kelompok menampilkan atraksi menarik, termasuk ornamen dekoratif, pencahayaan unik, hingga miniatur bernuansa Islami yang memperkaya visual pawai.

Namun pada tahun ini, pemerintah daerah melakukan penyesuaian dengan memfokuskan penilaian pada kategori tertentu, khususnya non-miniatur. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat peserta untuk tetap tampil maksimal dan menghibur masyarakat.

Hotnews  Sekolah Dibuka 30 Maret, Siswa Pekanbaru Hadapi TKA dalam Waktu Singkat

Keberagaman tampilan ini menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus mencerminkan kreativitas masyarakat dalam mengemas syiar Islam secara modern tanpa meninggalkan nilai tradisional.

Ribuan Warga Padati Rute Pawai

Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya penonton di sepanjang jalur yang dilalui peserta. Jalan-jalan utama di Bagansiapiapi dipenuhi warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, yang ingin merasakan langsung suasana malam takbiran.

Pawai takbir tidak hanya menjadi ajang religius, tetapi juga ruang hiburan rakyat yang mempererat interaksi sosial. Tradisi ini bahkan telah menjadi salah satu ikon perayaan Idulfitri di Rohil yang selalu dinantikan setiap tahunnya.

Menjaga Tradisi di Tengah Perubahan Zaman

Di tengah arus modernisasi, pawai takbir di Rokan Hilir tetap menunjukkan eksistensinya sebagai tradisi yang tidak lekang oleh waktu. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan ini agar tetap berlangsung aman, tertib, dan meriah.

Momentum Idulfitri diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga membawa dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat, khususnya dalam memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan religiusitas.


#Tagar

#KompasRiau #Rohil #Takbiran1447H #Idulfitri2026 #PawaiTakbir #Bagansiapiapi #RiauReligi #Lebaran1447H #BeritaRiau #ViralRiau