PEKANBARU, KOMPASRIAUID — Jemaah haji asal Riau mulai menjalani rangkaian persiapan akhir menjelang kepulangan ke Tanah Air setelah menuntaskan puncak pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. Kelompok Terbang (Kloter) BTH 03 menjadi rombongan pertama asal Riau yang dijadwalkan kembali melalui Debarkasi Batam dalam beberapa hari ke depan.

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau terus memantau kesiapan pemulangan jemaah guna memastikan seluruh proses berjalan tertib, aman, dan sesuai jadwal penerbangan yang telah ditetapkan. Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Riau, Defizon, menyebut seluruh jemaah dalam Kloter BTH 03 saat ini berada dalam kondisi siap mengikuti tahapan akhir sebelum meninggalkan Arab Saudi.

Menurut Defizon, salah satu agenda yang dijalani jemaah adalah penimbangan koper besar untuk memastikan barang bawaan sesuai dengan ketentuan maskapai penerbangan. Pemeriksaan dilakukan guna menghindari kendala saat proses keberangkatan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Selain persiapan teknis perjalanan, jemaah juga dijadwalkan melaksanakan Tawaf Wada atau tawaf perpisahan sebagai rangkaian ibadah terakhir sebelum meninggalkan Kota Makkah. Setelah itu, petugas kloter akan memberikan penjelasan teknis mengenai prosedur kepulangan, pemeriksaan dokumen, pengaturan bagasi, hingga mekanisme keberangkatan menuju bandara.

Kloter BTH 03 dijadwalkan diberangkatkan dari Jeddah menggunakan pesawat Saudi Airlines pada 4 Juni 2026 dini hari waktu Arab Saudi. Jika tidak terjadi perubahan jadwal, rombongan akan tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada sore hari waktu Indonesia Barat sebelum melanjutkan proses pemulangan ke daerah asal masing-masing.

Menjelang kepulangan, pemerintah kembali mengingatkan jemaah agar mematuhi seluruh ketentuan penerbangan internasional, terutama terkait barang bawaan. Jemaah diminta tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin karena dapat menyebabkan koper ditahan saat pemeriksaan keamanan bandara.

Hotnews  HMI PELALAWAN ULTIMATUM POLISI 3×24 JAM, KASUS Z PARK MEMANAS

Petugas juga mengingatkan agar barang-barang penting seperti paspor, dokumen perjalanan, obat-obatan, uang, telepon genggam, dan barang berharga lainnya tetap dibawa dalam tas pribadi yang selalu berada bersama jemaah selama perjalanan. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada jemaah lanjut usia yang mendapatkan penanganan khusus saat proses keberangkatan menuju pesawat.

Pemerintah berharap seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji Riau dapat berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. Kepatuhan terhadap aturan penerbangan dan kesiapan administrasi dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan proses kepulangan berjalan aman, nyaman, serta tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.