PASIR PENGARAIAN, KOMPASRIAUID – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) memperoleh angin segar untuk percepatan pembangunan infrastruktur. PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) menyetujui pengajuan pinjaman daerah senilai Rp154,9 miliar yang akan digunakan untuk menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe B serta membangun Mal Pelayanan Publik (MPP).

Kabar tersebut disampaikan langsung Bupati Rokan Hulu, Anton, usai melakukan serangkaian pembahasan dengan jajaran PT SMI di Jakarta. Menurutnya, persetujuan tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung percepatan pembangunan fasilitas pelayanan kesehatan dan pelayanan publik yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, hasil koordinasi dan pembahasan dengan PT SMI membuahkan hasil positif. Pengajuan pinjaman daerah telah disetujui dan akan dimanfaatkan untuk menyelesaikan proyek-proyek prioritas di Kabupaten Rokan Hulu,” ujar Anton.

Ia menjelaskan, sebagian besar dana pinjaman akan dialokasikan untuk menuntaskan pembangunan RSUD Tipe B yang ditargetkan menjadi rumah sakit rujukan regional di wilayah Rokan Hulu. Kehadiran rumah sakit tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan sehingga masyarakat tidak lagi harus dirujuk ke daerah lain untuk mendapatkan pelayanan medis yang lebih lengkap.

Selain sektor kesehatan, pemerintah daerah juga akan menggunakan sebagian anggaran untuk pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP). Fasilitas tersebut dirancang menjadi pusat layanan terpadu yang mengintegrasikan berbagai pelayanan administrasi dari pemerintah daerah maupun instansi vertikal dalam satu lokasi.

Menurut Anton, pembangunan MPP akan mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen perizinan maupun layanan administrasi lainnya secara lebih cepat, mudah, dan efisien.

Bupati menegaskan bahwa pinjaman daerah tersebut telah melalui proses kajian yang matang, baik dari sisi kemampuan fiskal daerah maupun manfaat pembangunan yang akan diperoleh masyarakat. Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, kata dia, juga berkomitmen mengelola pinjaman secara bertanggung jawab sesuai ketentuan perundang-undangan.

Hotnews  RAMADHAN DORONG DAYA BELI, PURBAYA OPTIMISTIS EKONOMI Q1 TEMBUS 5,7 PERSEN

“Pinjaman ini bukan menjadi beban, tetapi instrumen percepatan pembangunan. Yang terpenting, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan pengelolaannya dilakukan secara transparan serta akuntabel,” katanya.

Persetujuan dari PT SMI menjadi salah satu tahapan penting sebelum proses pencairan dana dapat dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku. Pemerintah daerah selanjutnya akan menyiapkan berbagai dokumen administrasi serta tahapan teknis agar pelaksanaan proyek dapat segera dimulai.

Pemkab Rohul menargetkan penyelesaian RSUD Tipe B dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih berkualitas, sementara keberadaan Mal Pelayanan Publik diharapkan mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan dukungan pembiayaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu optimistis pembangunan infrastruktur strategis dapat dipercepat sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.