Razia THM Duri, 7 Orang Positif Narkotika
KompasRiau.id – Bengkalis, 29 Maret 2026 – Aparat kepolisian menggelar razia intensif di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kota Duri, Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan. Dalam operasi yang berlangsung dini hari tersebut, tujuh orang yang terdiri dari pekerja dan pengunjung dinyatakan positif narkotika jenis amfetamin berdasarkan hasil tes urine di lokasi.
Operasi Dini Hari Sasar Titik Rawan
Razia dilaksanakan pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 01.00 WIB sebagai bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Petugas menyasar lokasi hiburan malam yang diduga menjadi titik rawan peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Lokasi yang dirazia:
- Celcius Karaoke, Jalan Hangtuah
- Brotherhood KTV, Jalan Lintas Duri–Dumai KM 08
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan identitas, penggeledahan barang bawaan, serta tes urine terhadap pengunjung dan pekerja.
Hasil Pemeriksaan: 7 Positif Amfetamin
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di dua lokasi, ditemukan sejumlah individu yang terindikasi menggunakan narkotika.
Rincian hasil tes:
- Celcius Karaoke: 2 dari 9 orang positif
- Brotherhood KTV: 5 dari 22 orang positif
- Total: 7 orang positif amfetamin
Seluruh yang terindikasi langsung diamankan ke Mapolsek Mandau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Komitmen Penegakan Hukum
Pihak kepolisian menegaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Bengkalis. Selain penindakan, langkah ini juga bertujuan memberikan efek jera serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba.
Pengawasan terhadap tempat hiburan malam juga akan diperketat, termasuk pemanggilan pengelola untuk memastikan tidak adanya keterlibatan dalam aktivitas ilegal tersebut.
Dampak Sosial dan Keamanan
Temuan ini menunjukkan bahwa tempat hiburan malam masih menjadi salah satu titik rawan penyalahgunaan narkotika. Kondisi ini berpotensi mengganggu ketertiban umum serta membahayakan generasi muda jika tidak ditangani secara serius.
Penindakan tegas diharapkan mampu menekan angka penyalahgunaan serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat.
Kesimpulan dan Imbauan
Razia yang menghasilkan tujuh orang positif narkotika menjadi bukti nyata bahwa ancaman penyalahgunaan narkoba masih tinggi di wilayah Duri. Penegakan hukum yang konsisten dan pengawasan ketat menjadi kunci dalam memutus rantai peredaran narkotika.
Masyarakat diimbau untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba serta aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Sinergi antara aparat dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan wilayah yang bersih, aman, dan bebas narkotika.
Tagar
#KompasRiauID #Bengkalis #Duri #RaziaTHM #Narkotika #PolisiRiau #BeritaRiau #HukumIndonesia #AntiNarkoba #BreakingNews







Tinggalkan Balasan